Plat metal B dan C dipisahkan sejauh 1 cm. Sebuah Atomiser A menyemprotkan minyak ke dalam ruang melalui bagian atas plat. Kemudian sinar-X E dilewatkan di antara plat horizontal. Sinar-X tersebut menyebabkan molukul-molekul udara terionisasi sehingga tetes minyak menjadi bermuatan negatif. Plat kemudian diberi muatan sehingga timbul beda potensial. Pada saat plat yang atas positif dan yang bawah negatif, disana tetes minyak dikenai gaya ke atas.
Pada saat tetes minyak dalam keadaan seimbang (gaya listrik sebanding dengan gaya gravitasi) berlaku
dimana :
q = jumlah muatan negatif pada tetes minyak
V = beda potensial kedua plat
d = jarak pisah antar plat
m = massa tetes minyak
g = percepatan gravitasi
Pengamatan kemudian dilakukan dan hasilnya menunjukkan bahwa muatan yang tercatat selalu merupakan kelipatan dari














