Sintesis FDG dimulai dari produksi 18F dengan
menggunakan siklotron. Pada proses produksi 18F, pertama-tama gas H2
diinjeksikan ke dalam tabung ion source yang ada pada siklotron. Tegangan ion
source sebesar 3 KV membuat gas H2 terurai menjadi ion negatif H-.
Kemudian karena adanya tegangan dan medan magnet ion tersebut dipercepat serta
bergerak melingkar. Tegangan kemudian direverse, maka dihasilkan energi kinetik
ion yang tinggi dengan electron tetap bergerak melingkar. Kemudian ion ini
diarahkan ke ekstraktor. Pada ekstraktor, ion ini diubah menjadi proton.
Setelah menjadi proton, proton ini diarahkan menumbuk inti 18O
sehingga terbentuk 18F. Sebelum produksi 18F, siklotron
harus melewati tahapan preinisialisasi, inisialisasi, dan post inisialisasi
untuk mengecek kesiapan alat dalam produksi 18F. Tahapan-tahapan
tersebut harus tepat agar dapat memproduksi 18F.
Setelah selesai tahap produksi 18F,
dilakukan pelabelan. 18F dari siklotron diarahkan ke ruang hotlab
dengan bantuan dorongan gas Argon menggunakan selang. 18F kemudian ditangkap
oleh kartrid penukar ion. Ion 18F dielusi dari kartrid dengan 7 mg natrium karbonat , 22 mg kryptofix 222,
300 μL air, dan 300 μL acetonitril. Setelah
eluen berisi 18F dipindahkan ke dalam reaktor pada ruang hotlab, kemudian
diuapkan hingga hampir kering. Selama proses pengeringan ditambahkan
acetonitrile ke reaktor sebanyak 3 kali 80 μL. dengan suhu pengeringan 90oC
yang dialiri nitrogen dan divakum. Mannose triflat sebanyak 25 mg dilarutkan
dengan 3,5 mL asetonitril ditambahkan ke residu kering. Reaksi substitusi
nukleofilik akan terjadi pada 85°C (dalam keadaan reaktor tertutup), dimana
kelompok trifluoromethane sulfonate digantikan oleh ion 18F,
dan membentuk 2-[18F] fluoro-1,3,4,6-tetra-O-asetil-D-glukosa. Hasil berlabel dicampur
dengan 26 mL air, sekitar 4 mL dari larutan encer pelabelan dikirim kembali ke tabung
reaktor untuk dihidrolisis. Senyawa
2-[18F]fluoro-1,3,4,6-tetra-O-asetil-Dglukosa,
yang tertahan pada kartrid diubah menjadi FDG dengan menggantikan 4 gugus
pelindung asetil. Untuk menghilangkan gugus pelindung ini dilakukan dengan
melalui hidrolisis basa dengan menempatkan NaOH.